Kamis, 03 November 2011

"Waspada Banjir"

Dear Bloggers,

Siklus hujan yang semakin tinggi kembali dirasakan akhir-akhir ini, membuat saya cukup khawatir dengan ancaman banjir, terutama yang kerap melanda ibukota Jakarta. Sebagai warga Jakarta, saya sudah hapal bahwa Jakarta menjadi langganan dilanda banjir. So sekarang saatnya kita untuk siaga terhadap banjir, terutama di Jakarta sebagai pusat pemerintahan.

Hujan yang sering datang dalam volume yang tinggi dan acapkali disertai angin badai sangat berpotensi menimbulkan bencana, kerusakan, serta ketidaknyamanan dalam beraktivitas. Kita semua paham bahwa hujan adalah fenomena alami sehingga tidak bisa dicegah datangnya, sehingga upaya untuk tetap waspada sangat diperlukan untuk menghadapi datangnya hujan yang panjang.

Bagi saya, upaya untuk waspada dari banjir tersebut, bisa ditempuh dengan memupuk dengan kepedulian kita terhadap alam seperti tidak membuang sampah sembarangan ataupun menebang pohon secara liar. Khususnya di Ibukota Jakarta permasalahan pemukiman padat penduduk, tata kota yang kurang matang, serta kesadaran masyarakat yang rendah untuk menjaga kebersihan lingkungan adalah penyebab bencana banjir selalu datang melanda Jakarta. Hmmm tentunya sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa menjaga dan hidup selaras dengan alamnya dong ya...

Survei dan penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB) menyimpulkan sedikitnya 60 titik di Jakarta, khususnya Jakarta Utara, rawan amblas akibat penurunan tanah mencapai 116 sentimeter (1,6 meter) selama delapan tahun. Pada 2050 diperkirakan Jakarta terancam tenggelam, jika pemerintah tidak mengantisipasi pembangunan di ibukota. Serem ya bloggers....:(

Salah satu penyebabnya diindikasi karena pemerintah dinilai tidak tegas dalam pembatasan pembangunan dan pengambilan air tanah pada sejumlah daerah di Ibukota yang dekat laut. Akibatnya, jika hujan mengguyur sebentar saja, maka wilayah di Jakarta terlanda banjir. Kanal Banjir Timur (KBT) tampaknya tak mampu mengatasi bencana tahunan yang kerap melanda Jakarta ini.

Sudah saatnya pemerintah daerah ibukota Jakarta harus segera menemukan solusi terhadap banjir, karena jika dilanda banjir maka akan banyak efek buruk yang ditimbulkan seperti roda perekonomian melemah, wabah penyakit berjangkit dimana-mana, serta kemacetan akan semakin parah.

Saya menghimbau agar semua penduduk Indonesia, terutama Jakarta untuk terus siaga dan siap mengatasi cuaca ekstrim sejak jauh hari. Bagi yang tinggal didaerah banjir atau padat penduduk ada baiknya untuk mempersiapkan alternatif tempat tinggal yang aman jika terjadi banjir serta mempersiapkan perbekalan bahan makanan pokok sebagai bekal di rumah.

Lebih dari itu tentunya saya sangat berharap dan senantiasa berdoa agar bencana banjir tidak sampai terjadi dan memperburuk keadaan Indonesia terutama Jakarta. Amiiin



Save Our Country, Save Our City



Regards,

ASM

6 komentar: